Perjalanan MTs Al-Anshariyyah adalah kisah dedikasi dalam menghadirkan cahaya pendidikan Islam di tengah masyarakat Pakenjeng.
Berdiri tepat pada 1 Januari 1970, MTs Al-Anshariyyah lahir dari kesadaran para tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kampung Negla akan pentingnya lembaga pendidikan formal tingkat menengah yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Di tengah keterbatasan sarana pada masa itu, madrasah ini mulai melangkah dengan semangat kegotongroyongan demi mencetak generasi yang tidak hanya pandai secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual.
Selama beberapa dekade, madrasah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan infrastruktur. Di bawah naungan Kementerian Agama, MTs Al-Anshariyyah memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan pilihan di Kecamatan Pakenjeng. Melalui perjuangan para tenaga pendidik, madrasah ini berhasil menjaga eksistensinya dan mulai mencetak alumni-alumni yang berkontribusi bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Garut dan sekitarnya.
Memasuki era modern, MTs Al-Anshariyyah terus melakukan pembenahan administratif dan peningkatan standar mutu. Momentum penting terjadi pada 4 Desember 2018, di mana madrasah secara resmi berhasil meraih Akreditasi B berdasarkan SK No. 02.00/203/SK/BAN-SM/XII/2018. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di MTs Al-Anshariyyah telah memenuhi standar nasional pendidikan.
Kini, di bawah pengelolaan manajemen yang lebih modern, MTs Al-Anshariyyah bertransformasi menjadi madrasah yang adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan mengusung tema "Building Future Resilient and Independent Leader", madrasah kini fokus pada:
Integrasi teknologi dalam pembelajaran.
Pembentukan karakter kemandirian dan daya juang (Resilience).
Pengembangan potensi santri sebagai pemimpin masa depan yang berakhlakul karimah.
1970: Resmi berdiri sebagai pionir pendidikan Islam di Negla, Pakenjeng.
1970-2017: Penguatan kurikulum madrasah dan pembangunan sarana fisik.
2018: Pencapaian Akreditasi B, menegaskan standar mutu sekolah.
2024 - Sekarang: Fokus pada pengembangan keterampilan Abad 21 (Digital Literacy, Life Skills, dan Leadership).